Mengenal Malaikat-malaikat Yang Turun Disaat Sakaratul Maut

Apa yang ada di benak anda ketika mendengar kata alam kubur? Banyak orang melihat alam kubur dari sisi luarnya saja, yang ada hanyalah kesunyian, gelap mungkin misterius sehingga mengerikan bulu kuduk kita. Benar... di kedalaman kuburan yang sempit dan pastinya gelap terdapat misteri-misteri yang mungkin ditakuti oleh manusia.

berdialog dengan malaikat maut

Selepas mereka sudah tahu gambaran kehidupan setelah mati, bukannya mereka bertaubat untuk meninggalkan apa-apa yang dilarang-Nya dan bersegera menjalankan kewajiban-kewajiban apa yang diperintahkan-Nya. Proses terjadinya kematian adalah turunnya malaikat pada saat sekarat. Setiap manusia saat meregang nyawa mengalami sakaratul maut, sebagaimana dijelaskan dalam Al Qur'an :

"Dan datanglah sakaratul maut dengan sebenar-benarnya. Itulah yang kamu selalu lari darinya". (QS. Qaf : 19)

Saat datangnya malaikat maut, setiap manusia akan memunculkan ekspresi yang berbeda-beda ketika malaikat telah datang menjemputnya. Tidak sedikit orang yang mengalami kesakitan saat dicabutnya roh dan banyak pula orang yang mengalami kemudahan dalam dicabutnya roh, karena latar belakang yang mendukung. Hanyalah orang-orang yang bertaubat dan beramal shaleh dalam sepanjang hidupnya. Disebut dalam sebuah riwayat, jika seorang itu najak, mulutnya terkunmci dan 4 malaikat akan masuk ke dalam jasadnya, yaitu :
  • Malaikat pertama masuk memberi salam sambil berkata : "Aku adalah yang diserahi rezekimu yang telah aku usahakan dari timur ke barat. Maka aku tidak mendapat sesuap dari rezekimu jika kamu sudah tiba saat untuk mati".
  • Malaikat kedua masuk dengan mengucapkan salam dan berkata : "Akulah yang diserahi minumanmu, dari air atau lainnya, aku mencari dalam bumi dari timur ke barat. Maka tidaklah aku dapati seteguk air untukmu ketika dekatnya saat mati".
  • Malaikat ketiga masuk dan mengucapkan salam lalu berkata : "Aku yang diserahi nafas-nafasmu, aku mencari dari bumi timur dan barat. Maka tidak aku dapati satu nafas dari nafas-nafasmu".
  • Malaikat keempat masuk dan mengucap salam sambil berkata : "Aku yang diserahi dengan ajalmu, aku mencari di bumi timur dan barat. Maka aku tidak temui bagimu ajal walaupun satu detik".
Seterusnya malaikat Katibin masuk dari arah kanan dan kiri. Malaikat sebelah kanan berkata : "Keselamatan bagimu, aku adalah yang diserahi amal kebajikanmu". Maka keluarlah lembaran-lembaran yang putih dan diberikan kepadanya seraya berkata : "Lihatlah kepada amalmu". Ketika itu dia merasa riang dan gembira. Malaikat sebelah kiri pula berkata : "Keselamatan bagimu, akulah yang diserahi amal kejahatanmu". Maka keluarlah lembaran-lembaran yang hitam dan diberikannya kepadanya sambil berkata : "Lihatlah kepadanya". Ketka itu keringatnya mulai mengalir.

Ketika hamba tadi menengok ke kiri dan ke kanan untuk membaca lembaran amalnya, malaikat memegang lembaran dan mencampakannya ke bantal kemudian ia kembali semula. Setelah itu datang pula malaikat maut, di sebelah kanannya malaikat Rahmat dan malaikat Azab di sebelah kiri. Apabila roh itu sudah sampai di kerongkongan, maka malaikat maut mencabutnya. Jika ia termasuk orang bahagia, malaikat Rahmat akan memanggilnya sementara jika termasuk dalam kategori orang yang celaka ia akan dipanggil oleh malaikat Azab.

Lalu malaikat membawa roh naik menghadap Allah swt. Jika ia termasuk dalam golongan yang beruntung, maka Allah berfirman kepadanya : "Kembalilah kamu segera ke jasadmu, sehingga ia melihat apa yang ada pada tubuhnya". Kemudian para malaikat membawa roh tersebut ke dunia, mereka meletakkannya ke tengah rumah, roh itu melihat siapa yang merasa sedih dan siapa yang tidak.

Setelah manusia menemui ajalnya lalu dibawanya ke kuburan dengan pakaian khas jenazah yakni kain kafan. Tujuh langkah kaki pelayat yang meninggalkan pemakaman, datanglah malaikat dengan penampilan yang berbeda untuk setiap orangnya. Di dalamnya terjadi dialog antara malaikat dengan si mayat. Bukhari-Muslim mengukirkan dalam kitab shahihnya, dari Anas bin Malik : "Seorang manusia ketika telah dikebumikan, orang-orang yang mengantarkan jenazahnya mulai melangkah meninggalkannya, terdengar olehnya ketukan suara sandal mereka".

Imam Bukhari juga menambahkan dalam periwayatannya : "Adapun orang munafik dan orang kafir akan ditanya : Apa yang kamu katakan tentang orang ini? Ha hah.. Aku tidak tahu. Aku mengatakan sebagimana orang-orang mengatakan, kemudia malaikat berkata, Kamu tidak tahu? dan memukulnya dengan palu besi". Maka turunlah kepadanya para malaikat dari langit yang berwajah hitam, mereka membawa tenunan kasar dasn duduk di dekatnya sambil mengawasi. Kemudian datanglah malaikat maut dan duduk di dekat kepalanya seraya berkata : "Hai ruh yang buruk, keluarlah untuk menuju kemurkaan dan kemarahan dari Allah.

Baca juga seperti apa sih, malam pertama di alam kubur.

* Bismillah...wellcome to Postart Alifah
* View web version untuk berkomentar, bagi yang menggunakan smartphone
* Berkomentarlah dengan bijak, and have I nice day

ARTIKEL MENARIK LAINNYA